Minggu, 17 November 2013

UNTUKMU SANG PUJAAN

بسم الله الرحمن الرحيم 
Sore yang cerah, secerah hatiku saat ini... Lalu bagaimana dengan engkau disana? Sedang apakah engkau? Wahai Pujaan hatiku... Teruslah tersenyum karena segala sesuatu itu begitu bermakna... Aku disini selalu berdo'a.. Adakah kau jodohku atau bukan, pintaku kepada Allah selalu sama.. Menjagamu selalu dimanapun engkau berada Wahai pujaan hati,, Adakah hal terindah yang kuinginkan di dunia ini saat ini,. Adalah memiliki hatimu sepenuhnya dan menjadi halal untukmu.. Tapi sungguh,, itu bukan hanya keinginan duniaku Itupun keinginan akhiratku Namun astagfirullah Aku tak ingin mendahului kehendaknya tahukah kamu wahai pujaan hati Mungkin memang saat ini hati dan perasaan ini untukmu Tapi aku tak tau apa yang akan terjadi dengan hatiku di esok hari Engkau adalah laki-laki yang baik, dan bukan sifat laki-laki yang baik untuk menjawab cintaku sekarang Kita tak halal wahai pujaan hati Dan aku betul bahwa engkau tak ingin halalkan aku Engkau adalah lelaki yang baik, tak heran jika aku mencintaimu Astagfirullah... Kata yang tak semestinya aku ucapkan untukmu... Karena kita tak halal,, engkau tak ingin menghalalkan aku,, dan sepertinya kita tak akan menjadi halal Aku sekarang hanya menunggu waktu Entah itu untuk terus menantimu dan berharap hatimu terbuka suatu saat Atau untuk menunggu Allah SWT membalikkan hati ini dan menghapus perasaan untukmu Wahai Pujaan Hatiku yang mungkin saat ini engkau sedang bekerja Bekerjalah dengan sungguh-sungguh Namun jangan kau abaikan jika Adzan memanggilmu wahai pujaan hati Jangan kau tunda-tunda shalatmu Sungguh do'aku selalu mengiringimu kapan dan dimanapun engkau berada Jujur aku rindu denganmu, Tlah satu bulan lamanya kita tak bertemu, namun tak satu haripun hati dan pikiranku bebas tanpamu Aku tak tau apa yang terjadi denganku wahai pujaan hati Dan aku pun tak tau apa yang harus aku lakukan sekarang Kau tau, aku memiliki pilihan disini... Yaitu untuk melupakanmu, tapi sungguh aku ragu
wahai pujaan hati Aku ragu untuk melakukan itu, memikirkannya saja aku enggan, apalagi untuk mencobanya Kau tau, kau itu laki-laki istimewa Dan aku diberi kepercayaan oleh Allah SWT untuk memiliki perasaan ini... Perasaan cinta untuk engkau wahai lelaki istimewa Dan akupun merasa istimewa karena hal itu Subhanallah... Betapa dahsyatnya perasaan yang kumiliki terhadapmu kini Taukah engkau wahai pujaan hati, Aku ingin terus menanti terbukanya pintu hatimu Dan selama penantianku itu, biarkan aku memperbaiki diriku ini Biarkan aku memperbaiki akhlakku Agar ketika itu tiba, ketika pintu hati itu terbuka Aku tlah pantas untuk menjadi yang halal untukmu Sungguh ku ingin menjadi ibu dari anak-anak kita kelak Kita....??? Yah benar... Kita.... Dan jika itu tak terjadi, wahai pujaan hati... Ku berharap hatiku ini siap menerima kenyataan Dan aku berharap aku takkan berlarut dalam kesedihan dan kekecewaan Wahai pujaan hati... Tetaplah istiqomah dijalannya Aku pun insyaAllah akan tetap istiqomah di jalannya... Penutup catatanku hari ini wahai pujaan hati Bismillah... Aku mencintaimu karena Allah
Comments
0 Comments
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar: